2 poin saja yaitu fundamental dan teknikal tentu saja tidak cukup. Kita perlu menunggu momen yang lebih tepat dalam melakukan trading agar posisi kita tidak terlalu floating berkepanjangan.
Langkah awal tadi yaitu mengetahui kondisi fundamental dan kemudian melakukan analisis teknikal secara benar sehingga kita memiliki 2 modal awal untuk melakukan trading sehingga tingkat spekulasi kita semakin bisa diminimalisir.
Setelah 2 poin tadi, kemudian kapan kita sebaiknya melakukan trading?
Menurut saya waktu yang paling tepat untuk melakukan trading adalah ketika market sedang buka sehingga kekuatan pasar akan lebih cepat merespon atau mendorong pergerakan harga.
Jadi di dalam poin ke 3 ini perlu kejelian dan kesabaran serta ketelitian. Pada umumnya ketika pasar mulai buka maka akan diawali dengan munculnya berita fundamental sehingga kita tunggu respon pasar dengan melihat terlebih dahulu data yang sedang rilis. Namun juga tidak selalu demikian dalam setiap kondisi pasar, maka dari itu saya menyampaikan bahwa kita perlu belajar melakukan trading dengan kejelian, ketelitian serta kesabaran.
Dalam poin 3 ini, hal penting yang ingin saya sampaikan adalah bahwa momen yang paling bagus untuk melakukan open posisi adalah ketika terjadi break out di daerah support atau resistance. Ketika 3 poin tersebut saling mendukung baik secara fundamental, teknikal dan posisi market sedang ramai maka open posisi yang kita lakukan akan bergerak lebih cepat dan mencapai target yang lebih cepat pula. Teknik ini adalah teknik bagi trader yang melakukan trading setiap hari atau daily trader.
Itu tadi 3 poin penting dalam melakukan trading agar lebih profit dan tidak sekedar spekulasi tanpa dasar yang kuat. Jadi hal yang ingin saya tekankan disini sebetulnya adalah sebelum melakukan trading sebaiknya mengetahui rumor atau kondisi pasar yang akan kita tradingkan karena musuh kita adalah manusia atau market bukanlah mesin. Hal kedua yang perlu saya tekankan setelah mengetahui rumor maka melihat kondisi market dengan melakukan analisis teknikal dan hal yang ketiga dan paling penting adalah mencari momen yang tepat seperti melihat kondisi market sedang ramai atau sepi, adakah berita yang akan muncul dan sudahkan berada dalam posisi break out. Ketika poin ketiga itu sudah terpenuhi maka momen yang tepat sudah muncul dan bisa melakukan open posisi. Tentu saja kita tahu bahwa dalam forex tidak ada yang pasti 100% namun paling tidak dengan 3 poin tadi maka kita tidak sedang bermain tebak-tebakan tanpa dasar sama sekali.
Mengapa saya lebih menekankan untuk melakukan trading saat market sedang buka atau ramai adalah sering terjadi ketika indikator secara teknikal sudah membentuk formasi yang benar dan kita melakukan open posisi justru harga bergerak secara side ways karena market sedang sepi atau ditinggalkan orang. Kondisi side ways ini yang akan membuat formasi di indikator tersebut akan berubah sehingga orang lebih mengenalnya dengan sinyal palsu pada indikator. Namun jika trading dilakukan saat market sedang ramai atau buka biasanya ketika kondisi fundamental, teknikal dan kekuatan market mendukung maka sinyal itu akan menghasilkan pergerakan sesuai dengan apa yang kita prediksikan.
Itu saja hal dari saya, semoga hal ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Perlu di ingat bahwa momen tidak akan muncul dalam periode yang sama dan waktu yang sama, jadi kesabaran dalam menunggu momen adalah ujian awal bagi seorang trader untuk mengukur tingkat kematangannya.
Daftar Broker Forex
Daftar Market Kripto
Trading dan investasi adalah aktivitas yang mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa kinerja di masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Seluruh keputusan finansial berada di tangan Anda. Kami tidak dapat menjamin keuntungan ataupun mencegah kerugian.

