Sedangkan garis hijau dibawahnya adalah volume trader yang melakukan transaksi.
Dari gambar tersebut kita bisa melihat dalam setiap periode ada saat di mana volume pendek dan adakalanya volume tinggi.
Secara periodik bentuk volume tersebut hampir mirip atau menggambarkan bahwa pada waktu-waktu tertentu market dipenuhi aksi jual-beli.
Ketika volume sedang tinggi mungkin itu waktu yang baik untuk mengikuti trend yang terjadi dalam jangka pendek.
Jika kita perhatikan juga dengan garis grid, maka terlihat juga pada grid ke berapa setelah garis periode hari itu volume mengalami kenaikan.
Dengan memadukan volume, periode, grid dan stochastick ocsillator, maka ada peluang yang bisa kita lakukan dengan memperhatikan area support-resistance.
Rumus Membaca Candlestick Berdasar Periode
Secara periode, memang kita tidak bisa mengambil peluang untuk trading forex.
Namun jika melihat volume dalam satu periode maka kita bisa membaca waktu ideal untuk melakukan trading yaitu di saat market sudah mulai ramai.
Hal itu bisa kita lihat melalui garis volume yang mulai naik.
Ketika volume naik maka kita bisa mulai menghitung Candlestick dan membaca peluang trading dengan memperhatikan area support dan resistance serta indikator stochastick.
Cara menghitung Candlestick dalam satu periode hanya berfungsi untuk mengelompokkan pergerakan harga hari itu dan memperhatikan volume dalam setiap periode.
Rumus membaca Candlestick berdasarkan periode bisa dibilang sebagai cara membaca peluang dalam satu hari.
Informasi tersebut kita pakai untuk melakukan aksi jual atau beli dengan melihat area support dan resistance.
Coba perhatikan gambar di bawah ini:
Dari gambar di atas, coba perhatikan garis merah sebagai garis horizontal yang menggambarkan garis support dan resistance.
Dari situ kita bisa membayangkan bagaimana jika grafik Candlestick yang tidak ter pola menjadi lebih mudah kita baca.
Ketika kita mengelompokkan dalam periode waktu, membaca dengan volume trading, mempolakan dengan garis support dan resistance, maka kita bisa melihat peluang trading berdasarkan indikator stochastick oscillator.
Untuk lebih jelasnya dalam pembahasan kali ini, silahkan simak video berikut ini:
Open Posisi Dengan Candlestick
Setelah kita mengetahui cara menghitung periode Candlestick dan mengelompokkan menjadi pola yang mudah terbaca, maka langkah selanjutnya adalah mencari peluang open posisi dengan Candlestick tadi.
Ada tiga informasi dasar yang bisa kita pakai untuk membuka open posisi dalam jangka pendek. Informasi pertama adalah area support dan resistance, breakout, kekuatan market.
Untuk memahami ini memang kita membutuhkan latihan sehingga lebih mampu untuk menyaring sinyal palsu dan mendapatkan peluang terbaik.
Sebelum mencoba teknik ini, perlu kita pahami sejak awal bahwa setiap teknik yang tercipta untuk trading tidak selamanya memberikan profit.
Maka dari itu perlu money management sehingga akun tidak cepat habis atau margin call. Caranya tentu saja menggunakan stop loss dalam setiap open posisi.
Cara memadukan 3 informasi utama tadi yaitu garis support-resistance, breakout, dan kekuatan market untuk melakukan open posisi maka tahap awal tentu saja melihat area support atau resistance.
Jika harga tidak berhasil menembus support dan justru menembus resistance maka ada peluang beli di situ. Tahap selanjutnya adalah memperhatikan area breakout dan kekuatan market.
Kekuatan market ini bisa kita lihat melalui volume yang sedang naik dan kondisi indikator stochastick yang mendukung.
Jika telah terjadi breakout area resistance dan memberikan peluang buy namun indikator stochastick berada di area jenuh beli, maka biasanya akan terjadi konsolidasi terlebih dahulu.
Maka langkah selanjutnya adalah menunggu momen yang tepat untuk open posisi dengan memperhatikan kondisi indikator stochastick berikutnya.
Untuk memahami cara menggunakan indikator stochastick bisa membaca artikel berikut ini: Cara Benar Membaca Indikator Stochastick Oscillator.
Setelah 3 informasi utama tadi terpenuhi maka waktunya untuk melakukan open posisi baik itu sell atau buy tergantung dari sinyal yang diberikan.
Itu tadi beberapa hal yang bisa kami jelaskan, semoga bisa menjadi informasi tambahan dalam trading.
Dengan mengetahui cara menghitung periode Candlestick dalam metatrader maka kita akan lebih mudah membaca peluang trading berdasarkan periode, volume, area breakout, dan kekuatan market.
Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk trader yang baru mengenal metatrader.
Daftar Broker Forex
Daftar Market Kripto
Trading dan investasi adalah aktivitas yang mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa kinerja di masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Seluruh keputusan finansial berada di tangan Anda. Kami tidak dapat menjamin keuntungan ataupun mencegah kerugian.


