• Home  
  • Menganalisa Price Action yang Memberikan Sinyal Palsu
- Artikel Forex

Menganalisa Price Action yang Memberikan Sinyal Palsu

Iklan [klik pada gambar] 🔔 follow: Instagram Facebook X (Twitter) 🔔 follow: Instagram Facebook X (Twitter) Setelah shooting  star harga turun sedikit namun tidak berhasil menembus area support terdekatnya dan hal itu terjadi dua kali hingga harga kembali naik melebihi tinggi ekor dari shooting star tersebut. Harga akhirnya naik menembus resistance dan terus naik untuk […]

Setelah shooting  star harga turun sedikit namun tidak berhasil menembus area support terdekatnya dan hal itu terjadi dua kali hingga harga kembali naik melebihi tinggi ekor dari shooting star tersebut.

Harga akhirnya naik menembus resistance dan terus naik untuk menuju area jenuh beli sesungguhnya. Hal ini kadang memang mengecoh para trader ketika mereka melihat price action yang baik tetapi ternyata hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Poin Penting Dalam Melihat Price Action.

Poin Penting yang Bisa Dipetik dari Pengalaman Ini Adalah Sebagai Berikut:

  • Sebaiknya memakai setup price action ketika berada di area support atau resistance yang kuat. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kesalahan action karena munculnya sinyal palsu. Area support dan resistance bisa menjadi tolak ukur untuk terjadinya pembalikan arah karena proses tarik ulur antar penjual dan pembeli untuk menuju sebuah keseimbangan harga.
  • Sebaiknya price action dipakai ketika selaras dengan arah pergerakan trend. Pada umumnya ketika indikator moving average 8 dan 21 baru saja terjadi perpotongan seperti gambar diatas, maka tidak lama kemudian harga akan melakukan koreksi atau konsolidasi dengan munculnya pola-pola price action seperti shooting star, hammer atau engulfing. Hal ini harus menjadi catatan dan perhatian agar tidak terkecoh dengan pola-pola yang muncul sehingga tetap fokus dengan arah pergerakan trend.
  • Ketika muncul formasi price action tertentu sebaiknya menunggu sebentar hingga terjadi breakout pada level-level support atau resistance. Kenapa demikian? Karena dengan terjadinya break out, maka sinyal yang diberikan dari price action tersebut akan lebih valid.

Itu tadi beberapa poin penting dalam melihat formasi-formasi candlestick agar tidak terjadi kesalahan dalam melakukan open posisi dalam trading forex. Langkah evaluasi seperti ini penting agar di kemudian hari bila terjadi kondisi yang sama kita sudah bisa mengantisipasi serta mengambil tindakan yang tepat.

Kedisiplinan dalam trading itu sangat penting. Jangan sampai kita selalu melakukan kesalahan yang pernah kita lakukan sebelumnya, maka dari itu dengan mencatat seperti contoh artikel ini dalam bentuk jurnal forex maka lambat laun kita akan memiliki perbendaharaan ilmu yang semakin banyak dan kita akan semakin matang dalam mengambil setiap langkah atau keputusan dalam trading forex.Semoga pembahasan kali ini bermanfaat dan bisa menambah informasi bagi teman-teman semua yang sedang sama-sama belajar untuk membaca sebuah pergerakan dan mencari cara terbaik dalam melakukan trading forex.

DISCLAIMER
Trading dan investasi adalah aktivitas yang mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa kinerja di masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Seluruh keputusan finansial berada di tangan Anda. Kami tidak dapat menjamin keuntungan ataupun mencegah kerugian.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami

Jurnalforex.com menyajikan berita, analisis, dan edukasi terkini seputar forex, kripto, serta dunia keuangan untuk trader dan investor Indonesia.

Email: jurnalforexdotcom@gmail.com

Artikel Teratas