JurnalForex.com – Cara Menggunakan Pending Order Dalam trading forex kita diberikan dua opsi dalam melakukan order yaitu instan order dan pending order. Apa itu instan order dan pending order?
- Instan Oder: Cara untuk melakukan order secara langsung. Dalam opsi ini kita akan masuk pasar forex secara langsung apabila melakukan klik tombol BUY atau SELL pada metatrader.
- Pending Order: Cara untuk melakukan order secara tertunda. Dalam opsi ini kita baru masuk pasar forex ketika harga sudah menyentuh harga pending order yang sudah ditentukan sebelumnya.
Dalam pending order kita mengenal 4 istilah yaitu Buy limit, Buy Stop, Sell limit, Sell stop. Apa itu dan bagaimana cara menggunakannya mari kita lihat pembahasan dibawah ini:
- Buy Limit: adalah sarana yang diberikan pada Metatrader untuk melakukan pending order apabila kita ingin melakukan aksi beli pada harga dibawah harga saat ini.
- Buy Stop: adalah sarana yang diberikan pada Metatrader untuk melakukan pending order apabila kita ingin melakukan aksi beli pada harga diatas harga pada saat ini.
- Sell Limit: adalah sarana yang diberikan pada Metatrader untuk melakukan pending order apabila kita ingin melakukan aksi jual pada harga diatas harga saat ini.
- Sell Stop: adalah sarana yang diberikan pada Metatrader untuk melakukan pending order apabila kita ini melakukan aksi jual pada harga dibawah harga saat ini.
Di bawah ini kit bisa lihat bagaimana cara menerapkan pending order dalam trading forex.
Dari gambar tersebut, harga saat ini berada antara sell limit dan sell stop. Jadi apabila harga naik hingga menyentuh sell limit maka order akan terbuka dan apabila harga turun hingga menyentuh sell stop maka order akan terbuka. Perbedaan antara sell limit dan sell stop terletak pada posisi harga saat order itu terbuka, harga sell limit akan memberikan harga diatas harga saat ini sedangkan sell stop memberikan harga dibawah harga sekarang.
Opsi ini biasanya digunakan dalam trading forex untuk memperoleh harga yang lebih ideal dibanding harga yang ada saat ini. Pending order biasanya diletakkan di area dekat support dan resistance dengan alasan area tersebut sebagai area pembalikan atau penerusan arah trend, sehingga apabila pending order tersebut tersentuh diharapkan harga akan berbalik atau terus seusai arah trend sebelumnya.
Cara Menggunakan Pending Order Buy Stop dan Sell Stop pada area jenuh jual.
Area jenuh jual adalah kawasan atau daerah dimana harga sudah jenuh untuk turun sehingga dimungkinkan harga akan kembali naik. Momen pembalikan arah ini yang akan kita ambil sebagai Momentum BUY untuk tujuan memperoleh keuntungan atau profit.
Momen pembalikan arah ini sendiri sulit untuk kita identifikasi secara jelas, maka dari itu kita memerlukan opsi pending order untuk memberikan harga yang lebih pasti bahwa apabila titik resistance kuat berhasil tertembus dari hasil pembalikan arah dari area jenuh jual maka diharapkan harga akan terus naik untuk mencapai resistance berikutnya.
Untuk mempermudah pemahaman kita, mari kita lihat contoh gambar di bawah ini:
Daftar Broker Forex
Daftar Market Kripto
Trading dan investasi adalah aktivitas yang mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa kinerja di masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Seluruh keputusan finansial berada di tangan Anda. Kami tidak dapat menjamin keuntungan ataupun mencegah kerugian.




