Arti Reversal dalam trading forex memiliki peranan penting karena berhubungan dengan arah trend.
Ketika trader sudah bisa mengidentifikasi reversal dengan baik, maka dia sudah bisa melihat kemauan pasar secara global.
Sedangkan untuk menikmati hasil jangka pendek, trader akan memanfaatkan momen retracement atau koreksi.
Pada titik awal retracement, biasanya trader akan mengambil profit dalam jangka pendek.
Seberapa jauh reversal dan retracement tersebut bergerak, tentu saja dipengaruhi oleh kondisi fundamental dari kedua negara.
Oleh sebab itu, dalam trading forex harus melibatkan dua faktor utama yaitu teknikal dan fundamental.
Indikator Untuk Melihat Reversal dan Retracement
Istilah lain yang perlu diketahui para trader pemula adalah indikator. Istilah ini akan selalu melekat dalam setiap kegiatan trading karena fungsi dan manfaatnya.
Sebelum melakukan transaksi, biasanya trader melakukan analisis teknikal untuk mengidentifikasi reversal dan Retracement.
Indikator apa yang dapat dipakai untuk mengenal posisi reversal dan Retracement?
Meskipun banyak indikator dalam metatrader 4, tetapi untuk bisa melihat reversal dan retracement ada dua indikator penting yaitu moving average dan fibonacci retracement.
Sesuai dengan namanya, fibonacci retracement memang sengaja diciptakan untuk mengetahui level-level yang potensial terjadi retracement dalam pergerakkan harga.
Sedangkan indikator moving average sebagai indikator klasik dan digolongkan sebagai indikator trend, maka alat ini cukup ampuh untuk mengidentifikasi perubahan arah trend atau reversal.
Sampai di sini, mungkin kamu sudah paham apa itu arti reversal dan retracement dalam trading forex.
Hubungan Pola Candlestick dan reversal
Setelah kita mengerti arti sederhana dari reversal dan retracement dalam trading forex, maka tahap berikutnya adalah memahami bagaimana kita sebagai trader bisa memanfaatkan kondisi tersebut.
Pada umumnya seorang trader akan mencari momen retracement atau reversal sehingga dapat menghasilkan profit konsisten.
Untuk trading jangka pendek, maka retracement adalah posisi ideal. Sedangkan untuk jangka panjang maka posisi reversal adalah momen paling bagus untuk menaruh posisi buy atau sell.
Untuk melihat pola retracement atau reversal, biasanya trader akan memperhatikan bentuk-bentuk Candlestick khususnya di area support dan resistance kuat.
Support kuat atau resistance kuat biasanya ditandai dengan pemantulan harga sebelumnya yang sulit untuk menembus harga tersebut. Untuk memahami itu silakan baca artikel berikut ini: support dan resistance.
Ada berbagai macam pola atau pattern candlestick yang bisa memberikan sinyal kuat terjadinya reversal atau retracement. Untuk itu kamu perlu mempelajari pola-pola tersebut sehingga bisa mendapat sinyal yang tepat.
Proses ini memang butuh latihan dan pemahaman yang baik mengenai bentuk candlestick. Untuk itu bagi kamu kamu yang sedang belajar jangan cepat menyerah jika menemukan kesulitan dalam tahap ini.
Seiring dengan waktu latihan dan membaca artikel forex, kamu pasti akan memahami pola candlestick tersebut dengan baik.
Oke sahabat JurnalForex, itu tadi pemahaman sederhana apa itu arti reversal dan retracement dalam trading forex.
Semoga dengan pembahasan kali ini dapat menambah perbendaharaan ilmu sahabat sekalian dalam mendalami bisnis trading forex.
Daftar Broker Forex
Daftar Market Kripto
Trading dan investasi adalah aktivitas yang mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa kinerja di masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Seluruh keputusan finansial berada di tangan Anda. Kami tidak dapat menjamin keuntungan ataupun mencegah kerugian.

