Sikap spekulasi ini dikentarai dengan melakukan open trading tanpa dasar yang kuat dan hanya berdasar feeling sementara karena melihat pergerakan yang sifatnya belum valid dan tervalidasi.
Banyak trader pemula yang secara terburu-buru masuk market dengan asumsi bahwa harga akan bergerak sesuai dengan apa yang ia prediksi sedangkan dalam waktu dekat ada berita fundamental yang berdampak kuat terhadap pergerakan namun ia sendiri tidak tahu nilai yang akan muncul dari data tersebut.
Menghadapi permasalahan ini sebetulnya hanya perlu sikap sabar dari trader itu sendiri. Ketika menghadapi berita fundamental yang memiliki dampak kuat sebaiknya bersabar dan menunggu momen yang lebih tepat dengan melihat hasil data yang sudah rilis sehingga secara pasti mengetahui kondisi ekonomi sebuah negara yang sedang ditradingkan.
Nilai data fundmental baru akan terbaca setelah data itu rilis, namun sering sekali pergerakan itu bejalan begitu cepat saat data fundamental tersebut muncul. Kesalahan utama yang sering dilakukan adalah trader pemula secara terburu-buru masuk market dengan memaksa melalukan transaksi secara paksa meskipun harga sedang berjalan dengan cepat dengan pemikiran tidak mau ketinggalan momen.
Justru dengan kondisi tersebut akan bersiko bagi trader itu sendiri karena bisa saja terjadi requote atau justru harga akan berbalik arah secara tiba-tiba. Bagi trader pemula yang belum bisa membaca efek data fundamental secara benar sebaiknya menunggu momen yang lebih baik dengan melakukan analisis teknikal setelah data fundamental tersebut muncul dengan mengambil beberapa pips saja dengan mengandalkan analisis teknikalnya yang secara teori dan praktek lebih mudah untuk dilakukan.
Menghindari sikap spekulasi akan membantu para trader untuk mengurangi kerugian atau kesalahan yang tidak perlu. Spekulasi hanya memberikan nilai profit yang tidak konsisten karena bisa berakhir dengan profit namun juga bisa berujung pada loss yang tidak terkontrol.
Daftar Broker Forex
Daftar Market Kripto
Trading dan investasi adalah aktivitas yang mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa kinerja di masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Seluruh keputusan finansial berada di tangan Anda. Kami tidak dapat menjamin keuntungan ataupun mencegah kerugian.

