|
| Breakout dan Gagal Breakout |
JurnalForex.com – Dalam cara analisis forex terutama analisis breakout, ada beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan untuk membedakan antara breakout dan gagal breakout. Sering kali kita tergesa-gesa untuk menyatakan harga ini telah breakout dan segera masuk market untuk mengharapakan profit. Namun yang terjadi justru harga berbalik arah dan terjadi loss karena tidak sesuai dengan prediksi.
Dalam artikel saya sebelumnya tentang tanda-tanda sinyal indikator belum valid, disitu dijelaskan beberapa hal yang mengakibatkan trader mengalami loss karena tidak sabar menunggu sinyal yang valid.
Hal yang perlu diperhatikan ketika menyatakan harga telah breakout atau belum adalah menunggu hingga candlestick tersebut betul-betul tertutup dan harga menembus garis support atau resistance.
Dari gambar diatas, kalian bisa perhatikan keterangan yang saya berikan pada candlestick gagal breakout dan breakout. Kalian bisa melihat bahwa penentu breakout atau gagal breakout adalah penutupan candlestick. Jika harga penetupan sudah menembus area resistance atau support maka harga tersebut telah breakout.
Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Terjadi Breakout.
Ketika kita melihat harga telah terjadi breakout, tidak serta merta kita langsung membuka posisi, ada beberapa hal yang perlu dicermati agar tidak terjadi floating atau pembukaan harga yang kurang ideal.
Hal yang perlu diperhatikan adalah seberapa jauh harga tersebut telah menembus dari garis support atau resistance, seteleh itu lihat indikator stochastick ocsillator apakah mendukung untuk terus lanjut atau justru malah harga sudah berada diarea over sold atau over buy.
Daftar Broker Forex
Daftar Market Kripto
Trading dan investasi adalah aktivitas yang mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa kinerja di masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Seluruh keputusan finansial berada di tangan Anda. Kami tidak dapat menjamin keuntungan ataupun mencegah kerugian.


