• Home  
  • Kesalahan Cara Setting Indikator Moving Average
- Uncategorized

Kesalahan Cara Setting Indikator Moving Average

Iklan [klik pada gambar] 🔔 follow: Instagram Facebook X (Twitter) 🔔 follow: Instagram Facebook X (Twitter) Fungsi Indikator Moving Average dalam Trading forex. Jika kamu sudah memahami perhitungan dasar dalam indikator moving average, maka sekarang pasti sudah mengerti bagaimana grafik moving average tersebut dapat terbentuk. Dari situ kita bisa menyimpulkan bahwa jika rata-rata penutupan harga […]

Fungsi Indikator Moving Average dalam Trading forex.

Jika kamu sudah memahami perhitungan dasar dalam indikator moving average, maka sekarang pasti sudah mengerti bagaimana grafik moving average tersebut dapat terbentuk.
Dari situ kita bisa menyimpulkan bahwa jika rata-rata penutupan harga bergerak naik maka bisa disimpulkan trend sedang naik. Begitu juga sebaliknya jika rata-rata penutupan harga bergerak turun maka trend sedang turun.

Sehingga jika data yang dikumpulkan semakin banyak, maka pergerakan grafik tersebut akan semakin lembut dan bisa memberikan hasil analisis yang lebih akurat.

Fungsi utama dari indikator moving average adalah untuk membaca pergerakan trend harga. Dalam visualisasi grafik, jika garis indikator berada di bawah candlestick maka trend sedang naik, jika garis indikator berada di atas candlestick maka trend sedang turun.

Apakah Membaca Moving Average Saham Sama Dengan Forex.

Kita sering mendengar istilah moving average saham. Apakah indikator moving average pada saham sama dengan indikator moving average pada trading forex.
Perlu diketahui, bahwa fungsi utama indikator moving average adalah membaca arah trend, sehingga fungsi indikator tersebut pada saham dan trading forex memiliki kesamaan. Bahkan bentuk visualisasinya juga sama persis.

Kemudian bagaimana cara penggunaan indikator tersebut dalam trading saham.

Untuk penggunaan indikator moving average tidak memiliki perbedaan alias mempunyai cara yang sama yaitu melihat perpotongan 2 indikator moving average pada periode yang berbeda.

Kesalahan Umum Dalam Setting Indikator Moving Average Sehingga Menjadi Tidak Akurat.

Poin utama dalam pembahasan kali ini adalah melihat kesalahan setting pada indikator moving average sehingga hasil yang diperoleh tidak akurat. Banyak sinyal palsu yang justru mengakibatkan banyak loss hingga margin call.
Oleh sebab itu bagaimana cara yang benar agar tidak terjadi kesalahan kembali.

Untuk menggunakan indikator moving average sebaiknya menggunakan periode waktu yang lebih banyak. Sebagai contoh jika dipakai pada time frame H1 coba terapkan periode 21 dan 50.

Dengan setting periode tersebut maka diharapkan data yang diperoleh sudah cukup ideal untuk membaca arah trend. Sebagai catatan penting adalah, selain melihat trend pergerakan, kamu harus bisa membaca bentuk-bentuk candlestick pattern dan support dan resistance untuk menentukan titik masuk yang ideal.

Jika kamu merupakan seorang trader swing atau daily trader maka periode 100 dan 200 menjadi pilihan favorit karena grafik yang dihasilkan lebih lembut dan terhindar dari noise.

Sekali lagi perlu diingat bahwa pada hakekatnya indikator moving average merupakan indikator untuk membaca trend. Sedangkan posisi Buy dan Sell, kamu perlu membutuhkan indikator tambahan seperti RSI atau Stochastick Oscillator. Bisa juga kamu hanya memakai garis horisontal untuk menentukan titik Buy dan Sell.

Itu tadi penjelasan singkat tentang indikator moving average, semoga dengan tulisan ini kamu bisa mengurangi kesalahan dalam setting indikator moving average. Cari cara yang lebih baik dengan memakai periode yang lebih besar atau data yang dikumpulkan lebih banyak.

DISCLAIMER
Trading dan investasi adalah aktivitas yang mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa kinerja di masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Seluruh keputusan finansial berada di tangan Anda. Kami tidak dapat menjamin keuntungan ataupun mencegah kerugian.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami

Jurnalforex.com menyajikan berita, analisis, dan edukasi terkini seputar forex, kripto, serta dunia keuangan untuk trader dan investor Indonesia.

Email: jurnalforexdotcom@gmail.com

Artikel Teratas